Jun
08
Filed Under (Sekilas Info) by PenYejuk haTi UntukmU on 08-06-2010 and tagged

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.

Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,

dan kematian adalah sesuatu yang pasti,

dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,

adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,

pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,

aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,

tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.

mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,

Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,

kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

selamat jalan sayang,

cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

selamat jalan,

calon bidadari surgaku ….

BJ.HABIBIE


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?


Comments

   Eva fajria on 12 Juni, 2010 at 19:18 #

Dalem bgt!


   Malakian on 30 Juni, 2010 at 21:31 #

Menyentuh jiwa..


   Ade on 28 Juli, 2010 at 22:00 #

Pgn dapat pasangan kyk gt.. Soulmate dunia akhirat


   sri on 13 Agustus, 2010 at 20:09 #

tersentuh sangat…


   bee on 9 Oktober, 2010 at 10:16 #

daleeemmmm


   dhania on 15 Oktober, 2010 at 18:33 #

bgtu indah ksh syg keduanya hgga kmatian memisahkan


   rehuz on 5 April, 2011 at 21:24 #

i like it so much…


   Safinah on 19 April, 2011 at 13:56 #

Bener-bener menyentuh hati, merinding rasanya….


   mamiek ss on 7 Mei, 2011 at 13:05 #

menyentuh kalbu…begitulah cinta yang tulus & murni, semoga Pak Habibie diberi kekuatan lahir batin amin…


   comviana on 17 Juni, 2011 at 10:48 #

indah banget,, semua bisa berjumpa di kehidupan yg abadi..


   kurniawan on 23 Agustus, 2011 at 11:37 #

subhanallah..menyentuh banget..kisah pecinta sejati..pecinta di dunia dan akhirat..semoga ibu ainun habibi bisa bener2 manjadi bidadari surganya p.habibi..seorang tokoh yang religius, cerdas namun tetap sederhana..


Post a Comment
Name:
Email:
Website:
Comments: